Perkembangan teknologi digital, khususnya Virtual Reality (VR), menghadirkan peluang baru dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai serta pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks pendidikan Kristen, VR memiliki potensi sebagai media pembelajaran inovatif untuk menumbuhkan kesadaran ekoteologis, spiritualitas lingkungan, dan kepedulian terhadap ciptaan Tuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi Virtual Reality sebagai sarana pendidikan ekoteologi sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kardus menjadi alat VR sederhana (VR cardboard). Kegiatan dilaksanakan di Desa Situmeang Pagar Bosi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) FIPK IAKN Tarutung, masyarakat desa, serta perangkat desa. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan VR dalam pendidikan, meningkatnya kesadaran ekoteologis, serta bertambahnya keterampilan masyarakat dalam membuat alat VR sederhana dari bahan daur ulang. Kegiatan ini juga membuka wawasan masyarakat terhadap peluang ekonomi kreatif berbasis daur ulang dan teknologi sederhana. Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi, pendidikan ekoteologi, dan pemberdayaan berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Copyrights © 2025