Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SEHAT TUBUH JASMANI DAN ROHANI: UPAYA MENEKAN ANGKA STUNTING MELALUI PENDEKATAN BUDAYA DAN AGAMA DI LINTONG NIHUTA Ariawan, Sandy; Sinambela, Maringan; Taruli, Dame; Silalahi, Maryska Debora
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33258

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di daerah seperti Lintong Nihuta. Kondisi ini terjadi akibat asupan gizi yang tidak memadai dalam jangka waktu lama, mempengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan kesejahteraan emosional anak. Anak-anak stunting cenderung memiliki kemampuan belajar rendah, sistem kekebalan tubuh lemah, dan rentan penyakit kronis di kemudian hari. Dalam jangka panjang, stunting menghambat produktivitas individu dan pembangunan sosial-ekonomi suatu daerah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek budaya dan agama dalam pencegahan stunting. Pendekatan ini sangat relevan di Lintong Nihuta, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang kaya akan tradisi budaya dan nilai-nilai agama. Melibatkan pemimpin agama dan budaya membuat pesan kesehatan lebih efektif diterima oleh masyarakat. Program pengabdian masyarakat "Sehat Tubuh dan Rohani: Upaya Menekan Angka Stunting melalui Pendekatan Budaya dan Agama di Lintong Nihuta" dilaksanakan dengan pembicara utama seperti Dr. Zulhaida Lubis, M.Kes., dan fasilitator Dr. Sandy Ariawan, S.M.G., S.Pd.K., M.A., M.Pd.K., Dr. Maringan Sinambela, M.Th., Dr. Dame Taruli, M.Pd.K., dan Maryska Debora Silalahi, M.Pd. Program ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan melibatkan identifikasi pembicara dan koordinasi dengan otoritas lokal. Pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan tentang nutrisi seimbang dan pengasuhan baik, serta diskusi yang menghubungkan konsep kesehatan dengan nilai agama dan budaya lokal. Evaluasi mengukur dampak program melalui kuesioner dan wawancara, menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat mengenai nutrisi seimbang dan pengasuhan yang baik. Lebih dari 85% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang dampak stunting. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang menggabungkan budaya dan agama efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku masyarakat terkait pencegahan stunting. Partisipasi aktif masyarakat dan pengembangan kapasitas pemimpin agama dan budaya sangat penting untuk keberhasilan program. Strategi ini memerlukan komitmen dan kolaborasi antara pemangku kepentingan untuk mencapai dampak positif jangka panjang pada kesehatan masyarakat dan mengurangi angka stunting di Lintong Nihuta.
PELATIHAN DAN PENGENALAN VIRTUAL REALITY SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN EKOTEOLOGI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SITUMEANG PAGAR BOSI Ariawan, Sandy; Naibaho, Dorlan; Samosir, Taripar A.; Taruli, Dame; Barasa, Tiurma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55231

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya Virtual Reality (VR), menghadirkan peluang baru dalam pengembangan pendidikan berbasis nilai serta pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks pendidikan Kristen, VR memiliki potensi sebagai media pembelajaran inovatif untuk menumbuhkan kesadaran ekoteologis, spiritualitas lingkungan, dan kepedulian terhadap ciptaan Tuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi Virtual Reality sebagai sarana pendidikan ekoteologi sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kardus menjadi alat VR sederhana (VR cardboard). Kegiatan dilaksanakan di Desa Situmeang Pagar Bosi dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Kristen (PAK) FIPK IAKN Tarutung, masyarakat desa, serta perangkat desa. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan VR dalam pendidikan, meningkatnya kesadaran ekoteologis, serta bertambahnya keterampilan masyarakat dalam membuat alat VR sederhana dari bahan daur ulang. Kegiatan ini juga membuka wawasan masyarakat terhadap peluang ekonomi kreatif berbasis daur ulang dan teknologi sederhana. Program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi, pendidikan ekoteologi, dan pemberdayaan berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.