Bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi terhadap kematian neonatal serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada masa kanak-kanak dibandingkan bayi dengan berat lahir normal. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kejadian BBLR adalah kondisi kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil, yang dapat diperberat oleh adanya penyakit infeksi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kekurangan energi kronik pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 72 ibu melahirkan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR, di mana keberadaan penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK memiliki peluang lebih besar terhadap kejadian BBLR (OR = 5,11). Temuan ini menunjukkan bahwa penyakit infeksi pada ibu hamil dengan KEK merupakan faktor yang berhubungan dengan meningkatnya kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pohuwato. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan KEK serta penyakit infeksi selama kehamilan perlu menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan ibu guna menurunkan risiko kejadian BBLR.
Copyrights © 2026