Kota Padang merupakan wilayah rawan tsunami dengan risiko evakuasi tinggi. Penelitian ini mengevaluasi kinerja jalur evakuasi tsunami pada Ruas Jalan Sawahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jalur evakuasi tsunami pada Ruas Jalan Sawahan di Kota Padang dengan menganalisis kapasitas jalan, volume lalu lintas, preferensi moda transportasi masyarakat, serta memprediksi kinerja jalan pada saat terjadi tsunami. Metode kuantitatif diterapkan melalui survei volume lalu lintas, inventarisasi rambu, dan kuesioner preferensi moda transportasi. Analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan simulasi dua skenario evakuasi: kondisi eksisting dan kondisi terburuk (parkir penuh kawasan komersial). Hasil menunjukkan mayoritas penduduk memilih sepeda motor (66,7%) dan mobil (25,2%) untuk evakuasi. Kapasitas jalan normal adalah 4.246,5 smp/jam (tingkat pelayanan C). Saat tsunami, kinerja turun menjadi tingkat D (skenario 1) dan E (skenario 2). Penerapan manajemen lalu lintas seperti pengubahan arah satu arah dan larangan parkir meningkatkan kembali kinerja ke tingkat C. Disimpulkan bahwa Ruas Jalan Sawahan belum optimal menampung arus evakuasi tsunami. Diperlukan intervensi manajemen lalu lintas sistematis dan pemeliharaan berkala untuk menjamin kelancaran evakuasi.
Copyrights © 2026