Keterampilan membaca (Qiraah) merupakan fondasi esensial dalam penguasaan bahasa Arab, namun capaian belajar siswa kelas XII Madrasah Aliyah Terpadu Al Hidayah Sumenep masih rendah dengan nilai rata-rata 5,05. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor kesulitan membaca teks bahasa Arab dari aspek internal maupun eksternal. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, subjek penelitian adalah siswa kelas XII tahun akademik 2025/2026 yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengklasifikasikan faktor kesulitan ke dalam dua kelompok. Faktor internal meliputi rendahnya pengalaman kebahasaan, minimnya penguasaan kosakata dan kaidah nahwu-sharaf, lemahnya minat, serta motivasi belajar yang rendah. Faktor eksternal terdiri dari faktor guru (kurang penguasaan materi, metode monoton, sikap kurang mendukung, pemantauan pasif) dan faktor sarana (keterbatasan buku teks dan ketidaksesuaian konten dengan karakteristik siswa). Implikasi penelitian merekomendasikan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, revitalisasi bahan ajar kontekstual, pengembangan iklim belajar yang mendukung minat intrinsik, serta penyediaan sarana pembelajaran yang memadai. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model diagnostik kesulitan belajar bahasa Arab bagi lembaga pendidikan Islam.
Copyrights © 2026