Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget dalam kehidupan remaja di Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap beberapa remaja sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gadget kini menjadi sarana utama bagi remaja dalam berkomunikasi, mencari hiburan, serta memperoleh informasi. Namun, penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan serta mengurangi interaksi sosial secara langsung antara remaja dengan lingkungan sekitar. Selain manfaat, ditemukan pula dampak negatif penggunaan gadget, khususnya dalam aspek kehidupan sosial. Remaja cenderung menghabiskan lebih banyak waktu berkomunikasi melalui media sosial dibandingkan bertatap muka langsung. Hal ini menyebabkan pola interaksi sosial menjadi lebih terbatas dan pada akhirnya memengaruhi kemampuan remaja untuk bersosialisasi secara langsung di kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pergeseran pola interaksi sosial remaja akibat penggunaan teknologi di era digital.
Copyrights © 2025