Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan

Analisis Dinamika Kualitas Air Pada Sistem Integrated Agriculture Aquaculture (IAA) Model Floating-Bed Berbasis GIS

Merlin, Merlin (Unknown)
Heriansah, Heriansah (Unknown)
Kabangnga, Kabangnga (Unknown)
Fathuddin, Fathuddin (Unknown)
Nursyahran, Nursyahran (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Limbah nutrien dari proses budidaya dapat dideteksi melalui teknologi Geographic Information System (GIS) dan dimanfaatkan melalui sistem Integrated Agriculture Aquaculture (IAA) model floating-bed. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kualitas air pada sistem IAA model floating-bed yang mengunakan teknologi GIS untuk mendeteksi sebaran nutrien yang terdapat pada kolam pemeliharaan. Tiga model penerapan floating-bed diuji, meliputi tanpa perpindahan, perpindahan setiap 10 hari, dan perpindahan setiap 20 hari. Parameter yang dianalisis meliputi suhu, pH, oksigen terlarut (DO), amoniak (NH3), nitrat (NO3), fosfat dan total padatan terlarut (TDS). Hasil uji-t menunjukkan bahwa perpindahan floating-bed tidak berbeda nyata (P>0,05) pada seluruh parameter yang diuji, kecuali total padatan terlarut. Budidaya sistem IAA menghasilkan dinamika kualitas air dengan konsentrasi amoniak (NH3), oksigen terlarut (DO), pH, total padatan terlarut, dan suhu yang kondusif bagi ikan nila. Dinamika kualitas air yang kondusif tidak lepas dari keterlibatan spesies ekstraktif (kerang kijing) serta spesies ekstraktif anorganik (padi) yang menggunakan floating-bed sebagai wadah untuk memperoleh sebaran nutrien dalam perairan.  Kata kunci: Integrated Agriculture-Aquaculture (IAA), floating-bed, kualitas air, Sistem Informasi Geografis (GIS)

Copyrights © 2026