Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas X pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Negeri 1 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket keaktifan belajar peserta didik yang mencakup indikator partisipasi dalam pembelajaran, keberanian bertanya, keberanian mengemukakan pendapat, perhatian dan konsentrasi selama proses pembelajaran, serta keterlibatan dalam tugas dan diskusi kelompok. Data penelitian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, serta perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan bahwa data keaktifan belajar peserta didik berdistribusi normal dan terdapat perbedaan yang signifikan antara keaktifan belajar peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Rata-rata keaktifan belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (Sig. 0,000 < 0,05). Interpretasi uji-t mengacu pada baris equal variances not assumed karena asumsi homogenitas tidak terpenuhi. Nilai Cohen’s d sebesar 2,39 menunjukkan kategori very large effect size. Dengan demikian, penerapan PBL tidak hanya signifikan secara statistik, tetapi juga memiliki pengaruh yang sangat kuat secara praktis terhadap peningkatan keaktifan belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI.
Copyrights © 2026