Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan di PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam, dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap produktivitas karyawan, (2) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap budaya organisasi, dan (3) menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode yang terstruktur dan data numerik yang objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan melalui peningkatan keterampilan teknis, motivasi, dan efisiensi kerja. Selain itu, pelatihan juga berperan penting dalam membentuk budaya organisasi dengan menanamkan nilai-nilai inti, memperkuat kohesi tim, dan meningkatkan kemampuan adaptasi. Budaya organisasi yang kuat terbukti memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas melalui terciptanya lingkungan kerja yang kolaboratif dan inovatif. Budaya organisasi juga berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara pelatihan dan produktivitas. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa sinergi antara pelatihan dan budaya organisasi mampu menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan produktif.
Copyrights © 2025