Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis stabilitas keuangan Bank Aladin Syariah selama periode 2015 hingga 2024 berdasarkan tiga indikator utama: Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), dan Non-Performing Financing (NPF). Ketiga indikator tersebut mencerminkan aspek ketahanan modal, profitabilitas, dan kualitas pembiayaan yang menjadi dasar dalam mengevaluasi kondisi stabilitas keuangan suatu bank. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menelaah tren tahunan masing-masing indikator berdasarkan data laporan keuangan yang dipublikasikan oleh Bank Aladin Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR berada dalam posisi sangat kuat sepanjang periode, meskipun menurun sejak 2022 akibat optimalisasi modal untuk pembiayaan produktif. Sementara itu, ROA cenderung fluktuatif dan sempat mengalami defisit selama beberapa tahun terakhir, namun mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap. NPF menunjukkan kinerja luar biasa dengan rasio 0,00% selama tujuh tahun berturut-turut, menandakan risiko pembiayaan yang sangat rendah. Temuan ini memperlihatkan bahwa stabilitas keuangan Bank Aladin Syariah relatif terjaga dengan baik, terutama dari sisi permodalan dan manajemen risiko kredit, meskipun efisiensi profitabilitas masih menjadi tantangan yang perlu dibenahi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap penguatan literatur stabilitas keuangan bank syariah di tengah dinamika transformasi kelembagaan.
Copyrights © 2025