Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres, depresi, dan kecemasan terhadap pengambilan keputusan ekonomi remaja dengan mempertimbangkan peran perilaku ekonomi sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Makassar dengan melibatkan 100 responden remaja berusia 15–19 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner berbasis skala DASS-21, serta instrumen perilaku ekonomi dan pengambilan keputusan. Analisis data dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu regresi linier menggunakan SPSS dan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS).Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan temuan antara SPSS dan SEM-PLS. Pada SPSS, stres, depresi, dan kecemasan berpengaruh negatif signifikan terhadap pengambilan keputusan, sedangkan perilaku ekonomi berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, SEM-PLS menunjukkan bahwa stres dan kecemasan dapat berpengaruh positif terhadap pengambilan keputusan, sedangkan depresi tetap berpengaruh negatif. Perilaku ekonomi ditemukan berperan sebagai mediator, meskipun dalam kondisi tertentu justru menurunkan kualitas keputusan akibat bias psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan mental berperan penting dalam proses ekonomi remaja, sehingga intervensi literasi keuangan perlu terintegrasi dengan program penguatan kesehatan mental.
Copyrights © 2025