Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM KAWASAN KONSERVASI PESISIR DAN PULAU DALAM RANGKA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR BERBAS-TANJUNG LAUT INDAH DI KOTA BONTANG Hasan, Yulia; Yauri, Ahmad; Sariman, Syahrul; Syafri, Syafri; Wicaksono, Arief; Herminawaty, Herminawaty
Indonesian Journal of Legality of Law Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Legality of Law, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ijlf.v7i1.5603

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis pembangunan jalan lingkar Berbas Pantai-Tanjung Laut Indah yang termasuk dalam Kawasan konservasi pesisir dan pulau. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis-empiris. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Bontang Kalimantan Timur. Hasil penelitian bahwa konservasi pesisir dan pulau telah masuk pada Rencana Tata Ruang Kota Bontang yang diatur pada Peraturan Daerah No.13 Tahun 2019, berarti telah ada upaya untuk melindungi, memanfaatkan dan melestarikan pesisir dan pulau. namun untuk pembangunan jalan lingkar pesisir dan pulau harus tetap memperhatikan pesisir, laut dan pulau dari material yang dapat merusak ekosistem. Perlu pendekatan yang holistik, melibatkan perencanaan yang matang, desain infrastruktur yang adaptif, serta keterlibatan aktif dari semua pemangku kepentingan. The purpose of this study is to analyze the construction of the Berbas Pantai-Tanjung Laut Indah ring road which is included in the Coastal and Island Conservation Area. This research is a qualitative research with a juridical-empirical approach. The location of the research was conducted in Bontang City, East Kalimantan. The results of the study show that coastal and island conservation has been included in the Bontang City Spatial Plan which is regulated in Regional Regulation No. 13 of 2019, meaning that there have been efforts to protect, utilize and preserve the coast and islands. However, the construction of coastal and island ring roads must still pay attention to the coast, sea and islands from materials that can damage the ecosystem. A holistic approach is needed, involving careful planning, adaptive infrastructure design, and active involvement of all stakeholders.
KESEHATAN MENTAL DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN EKONOMI REMAJA: PENDEKATAN EKONOMI PERILAKU DI MAKASSAR S, Nurhidayanti; Fadel, Fadel; Nurhikmah, Nurhikmah; Wahyuni, Wahyuni; Heri, Heri; Herminawaty, Herminawaty; Faridah, Faridah; Irliandani, Zulfani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/3rnazw18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres, depresi, dan kecemasan terhadap pengambilan keputusan ekonomi remaja dengan mempertimbangkan peran perilaku ekonomi sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di Kota Makassar dengan melibatkan 100 responden remaja berusia 15–19 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner berbasis skala DASS-21, serta instrumen perilaku ekonomi dan pengambilan keputusan. Analisis data dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu regresi linier menggunakan SPSS dan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS).Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan temuan antara SPSS dan SEM-PLS. Pada SPSS, stres, depresi, dan kecemasan berpengaruh negatif signifikan terhadap pengambilan keputusan, sedangkan perilaku ekonomi berpengaruh positif signifikan. Sementara itu, SEM-PLS menunjukkan bahwa stres dan kecemasan dapat berpengaruh positif terhadap pengambilan keputusan, sedangkan depresi tetap berpengaruh negatif. Perilaku ekonomi ditemukan berperan sebagai mediator, meskipun dalam kondisi tertentu justru menurunkan kualitas keputusan akibat bias psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan mental berperan penting dalam proses ekonomi remaja, sehingga intervensi literasi keuangan perlu terintegrasi dengan program penguatan kesehatan mental.