Penelitian ini melakukan tinjauan literatur sistematis (SLR) terhadap konsep dan perkembangan teori Positive Intergenerational Affect (PIA) dalam beberapa tahun terakhir. PIA adalah pada dasarnya mendasarkan pada hubungan emosional positif antara individu dari generasi yang berbeda yang mana sikap dan perasaan positif antara generasi dapat mempengaruhi dinamika komunikasi dan kolaborasi yang pada gilirannya dapat mempengaruhi efektivitas pencarian pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian tentang PIA telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, dengan fokus pada berbagai konteks dan populasi. Terdapat 3 artikel dari Scopus yang telah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria dan kemudian dianalisis untuk memahami perkembangan teori PIA. Penelitian ini juga mengidentifikasi perbedaan dalam definisi, metodologi, dan analisis data yang digunakan dalam studi-studi tentang PIA. Penelitian yang menggunakan metode kuantitatif, terutama analisis regresi dan mediasi-moderasi, dengan sampel beragam. PIA terbukti berkorelasi positif dengan pembelajaran yang dirasakan, rasa malu, transfer pengetahuan dan berperan sebagai mediasi dalam berbagai hubungan. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini menyarankan beberapa arah potensial untuk penelitian masa depan, termasuk studi longitudinal dan eksperimental, eksplorasi mekanisme, studi pada konteks dan populasi yang beragam, serta pemeriksaan faktor dan hasil tambahan.
Copyrights © 2025