Istilah internet of thing dapat diartikan sebagai konektifitas jaringan fisik untuk terhubung kepada internet sehingga memungkinkan terciptanya fungsi monitoring, kontrol jarak jauh, serta otomisasi sesuai dengan kondisi lingkungan yang diamati, internet of thing dapat dimanfaatkan dalam pengumpulan data pengukuran laju timbulan sampah di suatu lingkungan masyarakat. Laju timbulan sampah berfungsi sebagai acuan untuk menentukan kapasitas pembuangan sampah dan tenaga pengangkut sampah yang dibutuhkan dalam suatu wilayah agar menghasilkan efesiensi yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dibuat suatu alat prototipe pengukur laju timbulan sampah, berdasarkan SNI 19-3964-19 untuk mencari laju timbulan sampah diperlukan data berat dan volume sampah sebagai sumber data, alat ini menggunkan sensor ultrasonik sebagai pengukur volume sampah dan load cell sebagai pengukur volume sampah serta sensor kemiringan sebagai pedeteksi sampah, kemudian sensor ini dihubungkan dengan mikrokontroller nodemcu untuk terhubung ke internet sehingga dapat dikombinasikan dengan platform IOT yaitu website thinkspeak sebagai media monitoring dan pengambilan data secara real time melalui internet. Metode yang digunakan adalah menaruh alat penelitian di rumah sampel selama 24 jam, setelah itu data diambil dari website thinkspeak sehingga peneliti tidak perlu mendatangi rumah sampel satu persatu. Hasil penelitan yang sudah dilakukan yaitu laju timbulan sampah sebesar 0.663 kg/orang/hari dengan galat eror sebesar ± 0.45 % dan 2,733 liter/orang/hari dengan galat eror sebesar 3.35 %.
Copyrights © 2024