Penurunan efisiensi panel surya akibat akumulasi debu dan kotoran merupakan permasalahan umum pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), terutama di lingkungan yang berdebu dan lembap. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk menyediakan sistem pembersihan alternatif yang efektif sekaligus hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pembersih panel surya berbasis Arduino Uno yang beroperasi menggunakan dua metode, yaitu pembersihan kering dan pembersihan dengan air. Sistem ini terdiri atas motor stepper Nema 23 untuk pergerakan linier, motor DC 12 V untuk rotasi sikat, pompa air DC 12 V, serta dua limit switch yang berfungsi untuk membalik arah putaran motor stepper. Pengujian dilakukan dengan membandingkan nilai tegangan, arus, dan daya keluaran panel sebelum dan sesudah pembersihan, serta mengukur konsumsi energi sistem pembersih untuk setiap metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembersihan kering mampu meningkatkan daya panel dari 1,10 W menjadi 1,33 W (peningkatan sebesar 20,91%) dengan konsumsi energi sebesar 0,097 Wh per siklus. Sementara itu, metode pembersihan dengan air meningkatkan daya dari 0,80 W menjadi 1,32 W (peningkatan sebesar 65,00%) dengan konsumsi energi sebesar 0,187 Wh per siklus. Kedua metode menghasilkan perolehan energi bersih positif masing-masing sebesar 0,133 Wh dan 0,333 Wh. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan memiliki efisiensi energi yang baik dan berpotensi untuk diimplementasikan sebagai solusi efektif dalam pemeliharaan panel surya.
Copyrights © 2025