Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja keuangan perusahaan yang diukur melalui rasio keuangan, meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profitabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder. Sampel penelitian terdiri atas 30 perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2020, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Proksi kinerja keuangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Return on Assets, Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Long-Term Debt to Equity Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, dan Debt to Equity Ratio tidak mengalami perbedaan yang signifikan antara periode sebelum dan selama pandemi COVID-19. Sebaliknya, Return on Assets, Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Debt to Asset Ratio, dan Long-Term Debt to Equity Ratio menunjukkan perbedaan yang signifikan antara periode sebelum pandemi COVID-19 dan selama pandemi COVID-19.
Copyrights © 2022