Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh media pembelajaran berbasis mobile learning terhadap pembentukan karakter gotong royong siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-shot case study. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Islam Tahfizh Kerongkong dengan jumlah 17 siswa, yang terdiri dari 10 perempuan dan 7 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi respons siswa saat tindakan dilakukan dan angket kesadaran gotong royong siswa setelah tindakan dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata respons siswa terhadap mobile learning mencapai 80% (kategori baik), mengindikasikan minat dan antusiasme belajar yang tinggi. Namun rata-rata skor angket kesadaran gotong royong siswa sebesar 63,29 (kategori cukup). Uji normalitas Shapiro-Wilk menghasilkan p = 0,306 (> 0,05), sehingga data berdistribusi normal. Uji hipotesis one-sample t-test memperoleh nilai p = 0,530 (2-tailed), lebih besar dari 0,05, sehingga hipotesis nol diterima. Artinya, secara statistik implementasi mobile learning belum memberikan pengaruh signifikan terhadap karakter gotong royong siswa. Simpulan penelitian ini, media mobile learning meningkatkan motivasi belajar siswa secara umum, tetapi tidak cukup efektif membentuk karakter gotong royong secara otomatis.
Copyrights © 2026