Anak dengan Hambatan Intelektual merupakan individu yang memiliki inteligensi signifikan berada di bawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi perilaku yang muncul dalam masa perkembangan. Oleh karena itu, program pembelajaran lebih diarahkan pada keterampilan vokasional guna mendukung kemandirian dan pengembangan potensi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengikuti tahapan penyusunan analisis tugas pembuatan kariwel diawali dengan analisis kurikulum, menentukan elemen dan capaian pembelajaran, kemudian membuat indikator indikatornya; bentuk analisis tugas pembuatan kariwel meliputi: a) persiapan pengolahan (kebutuhan resep, unsur gizi dan tambahan makanan dengan memperhatikan hiqiene sanitasi alat dan bahan serta keselamatan kerja, penyiapan bumbu dasar dan bahan kariwel), b) Pengolahan Makanan Kariwel, proses pembuatan kariwel sesuai prosedur resep, c) penyajian makanan sesuai dengan standar porsi di piring. Hasil validasi menambahkan bahwa item item analisis tugas agar lebih spesifik pada pengolahan makanan. Dengan penyusunan analisi tugas ini, diharapkan siswa anak dengan hambatan intelektual ringan dapat lebih terarah dalam menguasai keterampilan membuat kariwel secara bertahap dan mandiri.
Copyrights © 2026