Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan bentuk dan pelaksanaan kinerja penyuluh pertanian dalam pendampingan kepada petani padi sawah di Kecamatan Belitang Madang Raya. 2) menggali persepsi, pengalaman, dan respons petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam mendukung kegiatan usahatani padi sawah. 3) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas kinerja penyuluh pertanian dalam upaya peningkatan pendapatan petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Penyuluh Pertanian Berdasarkan hasil analisis deskriptif terhadap sembilan indikator, secara umum kinerja penyuluh pertanian dinilai baik oleh petani. Indikator dengan skor tertinggi adalah "Program Penyuluh" (mean 4,2381), sementara indikator dengan nilai terendah namun tetap positif adalah "Kemitraan Usaha" (mean 3,7802). Hal ini mengindikasikan bahwa pelaksanaan kegiatan penyuluhan telah berjalan secara efektif, meskipun terdapat aspek yang masih dapat ditingkatkan. Persepsi dan Pengalaman Petani terhadap Penyuluh Hasil temuan kualitatif menunjukkan bahwa petani memandang penyuluh sebagai sumber informasi dan pendamping teknis yang membantu mereka dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan budidaya, serta produktivitas. Meskipun belum berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan, petani merasakan manfaat dalam efisiensi usaha dan akses informasi. Kendalaang dihadapi adalah keterbatasan jumlah penyuluh dan luas wilayah binaan. Hubungan Kinerja Penyuluh dengan Pendapatan Petani Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara ind ikator kinerja penyuluh dan pendapatan petani. Namun, beberapa indikator seperti "Rencana Kerja", "Kemitraan Usaha", dan "Produktivitas Agribisnis" menunjukkan hubungan positif lemah yang relevan secara praktis. Sedangkan Pengaruh Kinerja Penyuluh terhadap Pendapatan Petani Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa kinerja penyuluh secara simultan hanya mampu menjelaskan 8,9% variasi pendapatan petani (R Square = 0,089), dengan nilai ignifikansi sebesar 0,439 (> 0,05). Meskipun tidak signifikan secara statistik, indikator "Rencana Kerja Penyuluh" memiliki kontribusi paling besar secara praktis dalam memengaruhipendapatan
Copyrights © 2025