AbstrakKemampuan kognitif siswa kelas VA SDN Grobogan 02 tergolong rendah, terlihat dari hasil belajar yang menunjukkan hanya 6 dari 17 siswa (35,29%) yang mencapai KKM. Hal ini disebabkan oleh kurang optimalnya proses pembelajaran, seperti penyampaian materi tanpa media, minimnya interaksi, serta tidak adanya pengulangan materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif siswa, serta aktivitas guru dan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) berbantuan media virtual interactive learning. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 17 siswa kelas VA. Instrumen yang digunakan meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 65,00 (pra siklus) menjadi 72,35 (siklus I) dan 87,35 (siklus II). Persentase ketuntasan juga meningkat dari 35,29% menjadi 52,94%, lalu mencapai 94,12%. Aktivitas guru dan siswa meningkat dari kategori cukup menjadi sangat baik. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran AIR berbantuan media virtual interactive learning efektif meningkatkan kemampuan kognitif siswa.
Copyrights © 2026