Penelitian ini menelaah praktik work-life balance dalam dinamika kerja ritel yang ditandai oleh sistem shift dan tuntutan operasional tinggi, dengan studi kasus di Toko Indomaret Cabang Kendangsari. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima karyawan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas penjadwalan berperan penting dalam meningkatkan fokus, produktivitas, dan kepuasan kerja. Sebaliknya, lembur mendadak memicu konflik peran dan meningkatkan risiko absentisme. Temuan ini menegaskan bahwa work-life balance merupakan strategi manajerial yang krusial dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan sumber daya manusia di sektor ritel. This study explores the practice of work–life balance within the demanding context of retail work characterized by shift systems and high operational pressure, focusing on a case study at Indomaret Kendangsari Branch. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with five employees and analyzed thematically. The findings reveal that schedule flexibility significantly enhances employee focus, productivity, and job satisfaction, while sudden overtime disrupts role balance and increases absenteeism. These results highlight work–life balance not merely as a welfare issue but as a strategic managerial approach to sustaining employee performance in the retail sector.
Copyrights © 2025