Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Telaah Kritis tentang Teori Pembelajaran Kognitifistik dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Ahmad, Hamdi; Arifin , Syamsul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2842

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia menghadapi tantangan dalam menerapkan teori pembelajaran kognitifistik yang menekankan pemahaman dan pemikiran kritis. Meskipun teori ini penting untuk pembentukan karakter siswa, penerapannya seringkali teoretis dan kurang menekankan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah literatur terkait penerapan teori kognitifistik dalam PAI, dengan harapan dapat mengidentifikasi strategi implementasi yang lebih relevan dan efektif Penelitian ini menggunakan pendekatan pustaka deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dari literatur relevan dan dianalisis dengan teknik analisis isi untuk mengevaluasi teori kognitifistik dan penerapannya dalam Pendidikan Agama Islam serta pendekatan kontemporer terkait. Teori kognitifistik membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai agama dengan proses berpikir yang kompleks dalam Pendidikan Agama Islam (PAI), melalui analisis kritis dan penerapan praktis. Penerapannya dalam kurikulum dan metode pembelajaran PAI fokus pada pembangunan struktur kognitif dan keterampilan berpikir kritis, menggunakan pendekatan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan waktu yang terbatas memerlukan pelatihan guru intensif, dukungan institusional, dan evaluasi kurikulum yang berkelanjutan untuk efektivitas yang optimal.
Implementasi Work-Life Balance terhadap Kinerja Karyawan Ritel: Studi Kasus di Toko Indomaret Cabang Kendangsari Krisnamurty, Shanti; Anisa , Nur Aini; Arifin , Syamsul
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1090

Abstract

Penelitian ini menelaah praktik work-life balance dalam dinamika kerja ritel yang ditandai oleh sistem shift dan tuntutan operasional tinggi, dengan studi kasus di Toko Indomaret Cabang Kendangsari. Menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima karyawan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas penjadwalan berperan penting dalam meningkatkan fokus, produktivitas, dan kepuasan kerja. Sebaliknya, lembur mendadak memicu konflik peran dan meningkatkan risiko absentisme. Temuan ini menegaskan bahwa work-life balance merupakan strategi manajerial yang krusial dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan sumber daya manusia di sektor ritel.   This study explores the practice of work–life balance within the demanding context of retail work characterized by shift systems and high operational pressure, focusing on a case study at Indomaret Kendangsari Branch. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews with five employees and analyzed thematically. The findings reveal that schedule flexibility significantly enhances employee focus, productivity, and job satisfaction, while sudden overtime disrupts role balance and increases absenteeism. These results highlight work–life balance not merely as a welfare issue but as a strategic managerial approach to sustaining employee performance in the retail sector.
Social Construction of Papua’s Indigenous People (OAP) Regarding the Unitary State of the Republic of Indonesia Ramazakir , Udin; Arifin , Syamsul; Nurjaman, Asep; Rustamadji, Rustamadji
International Assulta of Research and Engagement (IARE) Vol. 4 No. 1 (2026): International Assulta of Research and Engagement (IARE)
Publisher : Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/iare.v4i1.1112

Abstract

In the discourse on the modern nation-state, citizenship can no longer be understood merely as a formal and final legal status. The purpose of this study is to explore the construction of the meaning of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI) in the daily life experiences of indigenous Papuans (OAP), highlighting the ambivalence between the finality of state law and the subjective experiences of citizens. This research method uses a qualitative approach, applying phenomenological-hermeneutic methods. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis in various regions of Papua, including Jayapura City, Jayapura Regency, Keerom Regency, Manokwari Regency, Jayawijaya Regency, and Merauke Regency. The results show that the meaning of NKRI for indigenous Papuans is situational, historical, and relational. NKRI emerges paradoxically: as an administrative structure and national symbol that is followed procedurally, but often does not resonate affectively. The processes of externalization, objectivation, and internalization of the state give rise to conflicting meanings that are negotiated daily through social practices, symbols, and bodily experiences. This ambivalence influences the experience of citizenship, signaling the state's emotionally fragile legitimacy despite its legal validity. These findings emphasize that nationalism and citizenship are not final identities, but rather processes of meaning that are continually negotiated. This research contributes to academic understanding by broadening the understanding of citizenship as it manifests in postcolonial and conflict-ridden contexts, and by emphasizing the importance of recognizing citizens' subjective experiences in constructing state legitimacy.