Pertumbuhan infrastruktur yang pesat di Indonesia membutuhkan permukaan jalan berkualitas tinggi untukmendukung mobilitas dan ketahanan lalu lintas. Namun, banyak jalan mengalami kerusakan dini akibat bebanberlebihan dan faktor lingkungan. Salah satu alternatif yang telah dikembangkan adalah Stone Matrix Asphalt(SMA), yang memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap deformasi. Untuk meningkatkan kinerjanya, penelitianini menggunakan bubuk ban bekas sebagai pengganti sebagian agregat kasar, sekaligus sebagai upaya pengelolaanlimbah yang ramah lingkungan. Hasil laboratorium menunjukkan bahwa agregat dan aspal yang digunakanmemenuhi Spesifikasi Umum Konstruksi Jalan 2018. Uji Marshall pada campuran SMA dengan kandungan bubukban 3%, 4%, dan 5% menghasilkan peningkatan stabilitas, kepadatan, dan ketahanan deformasi pada kandunganoptimal. Namun, kandungan bubuk ban yang terlalu tinggi mengurangi kinerja campuran akibat berkurangnyaikatan antarpartikel agregat. Oleh karena itu, bubuk ban bekas dapat menjadi aditif efektif dalam campuran SMAuntuk meningkatkan kualitas permukaan jalan sambil memanfaatkan limbah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026