Kesenjangan antara kondisi motivasi belajar siswa dan target ketuntasan yang ditetapkan sekolah menunjukkan perlunya pembaruan dalam proses pembelajaran. Hanya 47% siswa yang terlibat aktif dan 53% yang mencapai ketuntasan, jauh di bawah standar 85%. Penggunaan metode ceramah dengan dukungan PPT belum mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara optimal, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif. Penelitian tindakan kelas ini mengeksplorasi penerapan model Two Stay Two Stray(TSTS) yang dipadukan dengan Canva serta dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII‑8 pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus di SMA Negeri 4 Madiun. Motivasi belajar dianalisis melalui observasi perilaku siswa, sedangkan hasil belajar diperoleh dari penilaian kognitif dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang jelas: motivasi belajar mencapai 86,11%, sementara ketuntasan klasikal meningkat dari 53% pada pra‑siklus menjadi 75% pada Siklus I dan 86% pada Siklus II, melampaui batas ketuntasan minimal 85%.
Copyrights © 2025