Penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk pertentangan terhadap nilai-nilai fundamental Uni Eropa yang tercantum dalam Pasal 2 Traktat tentang Uni Eropa oleh pemerintahan Viktor Orbán. Penelitian ini menggunakan konsep demokrasi liberal melalui enam nilai Uni Eropa, yaitu penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan, demokrasi, kesetaraan, supremasi hukum, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk hak kelompok minoritas. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengkaji sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Orbán mulai dari reformasi sistem pemilu, restrukturisasi lembaga peradilan, konsolidasi media, kebijakan anti-imigrasi, hingga regulasi anti-LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Hungaria secara formal masih menjalankan prosedur elektoral tetapi praktik politik serta kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Orbán semakin menjauh dari nilai-nilai Uni Eropa. Konsolidasi kekuasaan dan agenda iliberal yang dijalankan mencerminkan adanya pertentangan terhadap nilai keanggotaan Uni Eropa.
Copyrights © 2026