Kepemimpinan visioner merupakan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kemampuan pemimpin dalam merumuskan, mengomunikasikan, dan mewujudkan visi jangka panjang yang berorientasi pada perubahan berkelanjutan. Dalam konteks UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA), kepemimpinan visioner menjadi krusial mengingat kompleksitas kasus kekerasan berbasis gender dan perlindungan anak yang menuntut pelayanan responsif, empatik, dan kolaboratif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas kepemimpinan visioner melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan staf UPTD PPA, penyintas, serta orang tua penyintas. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif yang terdiri atas tiga fase, yaitu fase awal (persiapan), fase implementasi, dan fase evaluasi. Teknik kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan berbagi pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya visi jangka panjang, empati dalam pelayanan, serta kolaborasi lintas pihak. Kegiatan ini juga mengungkap tantangan berupa keterbatasan sumber daya, beban kerja emosional, dan stigma masyarakat, yang direspons melalui strategi penguatan kapasitas SDM, pendekatan trauma-informed, dan penguatan jejaring layanan. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa kepemimpinan visioner berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan perlindungan perempuan dan anak. Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner; UPTD PPA; Pengabdian Masyarakat; Pelayanan Publik; Perlindungan Perempuan dan Anak
Copyrights © 2025