UMKM Disproman (Disabilitas Produktif dan Mandiri) merupakan bentuk usaha sosial yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui tiga bidang utama, yaitu laundry, batik tulis, dan keripik singkong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sumber daya manusia, operasional, keuangan, pemasaran, serta strategi pengembangan usaha yang sesuai dengan karakteristik Disproman. Analisis dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan hasil observasi dan kajian kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan SDM berbasis pelatihan adaptif menjadi faktor utama dalam menjaga keberlangsungan usaha. Pada aspek keuangan, sistem pencatatan masih manual dan belum rutin, sedangkan pada aspek pemasaran diperlukan optimalisasi media sosial agar promosi lebih efektif. Analisis STP menunjukkan posisi usaha sebagai “Bisnis dengan Hati”, yakni perpaduan antara nilai sosial dan ekonomi. Strategi pengembangan diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM, penguatan promosi digital, serta optimalisasi bidang laundry sebagai lini utama. Melalui pendekatan ini, Disproman berpotensi menjadi model UMKM inklusif yang mandiri dan berdaya saing.
Copyrights © 2026