Jamu pelangsing merupakan ramuan bahan alam yang diracik dengan sedemikian rupa sehingga dapat membantu manusia dalam menjaga dan menurunkan berat badan. Adanya Bahan Kimia Obat (BKO) yang ditambahkan dalam jamu pelangsing dapat memberikan efek samping yang berbahaya bagi konsumen. Kromatografi Lapis Tipis (KLT) adalah salah metode pemisahan fisikokimia. Lapisan yang memisahkan yang terdiri atas bahan berbutir-butir (fase diam) ditempatkan pada penyangga berupa plat gelas atau logam. Campuran yang akan dipisahkan berupa larutan, ditotolkan berupa bercak. Kemudian plat dimasukan dalam bejana tertutup rapat yang berisi larutan pengembang yang cocok (fase gerak). Tujuan review artikel ini untuk mengetahui dan merangkum BKO apa saja yang terdapat pada jamu pelangsing dan penyebarannya. Penulis melakukan studi literatur melalui database elektronik seperti Portal Garuda, google scholar, PubMed, dll. Studi literatur dilakukan terhadap beberapa jurnal penelitian nasional dan internasional yang dipublikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Pada jamu pelangsing, Bahan Kimia Obat (BKO) yang mungkin ditambahkan di antaranya adalah furosemid, sibutramin HCl, amphetamine, bumetanide, ephedra, orlistat, rimonabant, bisakodil dan fenoftalein.
Copyrights © 2025