Aspal Buton (Asbuton) memiliki potensi besar sebagai material substitusi aspal minyak guna mengurangi ketergantungan impor material konstruksi jalan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja aspal penetrasi 60/70 yang disubstitusi dengan Asbuton hasil ekstraksi menggunakan alat ultrasonicator. Variasi kadar substitusi yang diuji meliputi 0%, 1%, 2%, 4%, dan 16%. Serangkaian pengujian karakteristik fisik dan durabilitas dilakukan, mencakup uji penetrasi, titik lembek, viskositas, berat jenis, titik nyala, daktilitas, serta pengujian penuaan jangka pendek menggunakan Thin Film Oven Test (TFOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Asbuton hasil ekstraksi cenderung meningkatkan nilai penetrasi dan menurunkan viskositas, yang mengindikasikan terjadinya pelunakan pada aspal. Sifat daktilitas dan ketahanan terhadap penuaan (TFOT) tetap terjaga baik pada seluruh variasi. Berdasarkan keseluruhan parameter, substitusi Asbuton pada rentang 1% hingga 4% menghasilkan kinerja yang memenuhi spesifikasi dan optimum, sedangkan penambahan sebesar 16% menyebabkan aspal menjadi terlalu lunak dan sensitif terhadap temperatur.
Copyrights © 2026