Penelitian ini dirancang untuk mengkaji pengaruh implementasi Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan terhadap tingkat efisiensi pengelolaan anggaran di Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Tegal. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan, di mana data primer dikumpulkan melalui instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang didistribusikan kepada para aparatur kelurahan yang bertanggung jawab atas aktivitas keuangan. Pengolahan data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif untuk gambaran pola serta regresi linier berganda guna menguji hipotesis hubungan variabel. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji pengaruh implementasi Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan terhadap tingkat efisiensi pengelolaan anggaran di Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Tegal. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan, di mana data primer dikumpulkan melalui instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang didistribusikan kepada para aparatur kelurahan yang bertanggung jawab atas aktivitas keuangan. Pengolahan data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif untuk gambaran pola serta regresi linier berganda guna menguji hipotesis hubungan variabel.
Copyrights © 2026