Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program rehabilitasi narapidana dalam menurunkan tingkat residivisme serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan proses reintegrasi ke dalam masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan yang relevan dengan sistem pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa program rehabilitasi yang komprehensif, meliputi pembinaan kepribadian dan pelatihan keterampilan kerja, berkontribusi signifikan terhadap perubahan perilaku dan peningkatan kesiapan sosial narapidana. Keberhasilan reintegrasi dipengaruhi oleh kesiapan individu, dukungan keluarga, penerimaan masyarakat, akses terhadap pekerjaan, serta kebijakan dan sistem pendampingan pasca-bebas. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif, rehabilitasi dan reintegrasi dapat menjadi strategi efektif dalam menekan residivisme dan mendorong mantan narapidana menjadi anggota masyarakat yang produktif.
Copyrights © 2026