Anak dengan autisme di Sekolah Luar Biasa (SLB) Autis di Provinsi Sumatera Utara umumnya mengalami hambatan pada aspek motorik kasar dan kemampuan interaksi sosial, seperti koordinasi gerak, keseimbangan, kemampuan mengikuti instruksi, serta komunikasi dan kerja sama dengan teman sebaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan permainan tradisional sebagai media terapi motorik dan sosial yang kontekstual, menyenangkan, dan mudah diterapkan bagi anak autis di SLB Autis Sumatera Utara. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi asesmen awal kemampuan motorik dan sosial peserta, pemilihan serta modifikasi permainan tradisional lokal yang sesuai dengan karakteristik anak autis, pelaksanaan kegiatan bermain secara terstruktur dan bertahap, serta evaluasi perkembangan anak melalui observasi dan penilaian guru pendamping. Permainan yang diterapkan antara lain engklek, gobak sodor, dan lempar tangkap yang dimodifikasi sesuai kebutuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan motorik kasar, konsentrasi, kepatuhan terhadap aturan sederhana, serta interaksi sosial seperti menunggu giliran, kerja sama, dan komunikasi fungsional. Selain itu, guru dan pendamping memperoleh panduan praktis penerapan permainan tradisional sebagai alternatif terapi motorik dan sosial berbasis budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di SLB Autis lainnya di Sumatera Utara.
Copyrights © 2026