Pascapandemi COVID-19 fungsi utama Rumah Baca FLC mengalami penurunan, sehingga perlu adanya revitalisasi untuk menarik kembali Gen Z dalam melakukan kegiatan aplikatif dan bernilai ekonomi. Program pengabdian "Aromatik Literasi" bertujuan melakukan revitalisasi rumah baca FLC menjadi Creative Hub Atsiri dengan memanfaatkan potensi tanaman aromatik lokal, seperti sereh wangi menjadi minyak atsiri bernilai ekonomi tinggi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 30 peserta, meliputi pengembangan kebun percontohan tanaman aromatik, instalasi mini laboratorium distilasi uap sederhana, dan mengadakan pelatihan komprehensif dari budidaya, distilasi, hingga produk turunan. Hasil program memperlihatkan berdasarkan pre-test dan post-test bahwa transfer pengetahuan mengalami peningkatan dengan skor teknis sebesar lebih dari 100% . Selain itu, FLC kini memiliki fasilitas distilasi permanen yang mampu memproduksi minyak atsiri batch awal dengan rendemen 1.5% dari Sereh Wangi. Program ini efektif mengubah FLC menjadi pusat edukasi, produksi, dan inkubator kewirausahaan yang dinamis, menumbuhkan kemandirian ekonomi Gen Z berbasis sumber daya alam lokal.
Copyrights © 2026