Jajan merupakan suatu kebiasaan yang hampir semua orang pernah melakukannya. Salah satunya dengan membeli makanan di pedagang kalai lima dengan harganya yang murah, tapi rasanya nikmat. Umumnya konsumen tidak memperhatikan jenis kemasan yang digunakan oleh pedagang untuk mengemas produknya, sehingga bisa saja ternyata dapat mennyebabkan bahaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pedagang kaki lima mengenai bahaya penggunaan kertas bertinta sebagai kemasan makanan. Metode yang digunakan adalah survei lokasi pedagang, pemberian pertanyaan, serta penyampaian materi melalui brosur. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pedagang memiliki latar belakang pendidikan menengah, namun tingkat pengetahuan terkait bahaya tinta pada kemasan masih rendah. Sebagian besar pedagang menggunakan kertas bekas bertinta karena alasan murah dan praktis, meskipun berpotensi menimbulkan risiko kesehatan akibat migrasi zat kimia berbahaya ke dalam makanan. Penyuluhan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan pemahaman pedagang, dan lebih dari separuh menyatakan kesediaan untuk beralih menggunakan kemasan yang lebih aman. Kegiatan ini diharakan berlanjut agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam melindungi kesehatan konsumen serta mendorong pedagang memilih kemasan yang lebih layak.
Copyrights © 2026