Penelitian ini bertujuan menganalisis organisasi melalui pendekatan diagnosis Model 7S McKinsey pada lembaga sosial di Bekasi. Studi menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan metode survei terhadap 82 karyawan dari total sekitar 254 karyawan yang bekerja di berbagai kelompok kerja (pokja). Instrumen berupa kuesioner 7S McKinsey untuk menilai keselarasan elemen internal (strategy, structure, systems, shared values, style, staff, skills) dan kebijakan manajemen. Hasil menunjukkan kekuatan utama berada pada kekompakan kerja dan kualitas layanan, sedangkan kelemahan dominan adalah koordinasi lintas pokja serta ketidakmerataan pengembangan kompetensi. Pada 7S, aspek skills (mean 3,41) dan style/kepemimpinan (mean 3,39) merupakan yang tertinggi, sementara structure dan systems (masing-masing mean 3,17) memerlukan penguatan. Temuan 7S mengindikasikan perlunya intervensi pengembangan organisasi yang menekankan perbaikan mekanisme koordinasi, standardisasi proses kerja, serta pemerataan program pelatihan berbasis kebutuhan, agar keselarasan internal meningkat dan organisasi lebih adaptif menghadapi tantangan eksternal, terutama beban kerja dan tuntutan digitalisasi.
Copyrights © 2026