Antiangiogenesis merupakan suatu proses atau pengobatan yang bertujuan untuk menghambat pembentukan jaringan pembuluh darah baru atau angiogenesis, dengan menghilangkan aliran nutrisi serta oksigen ke sel kanker melalui penurunan jaringan pembuluh darah. Saat ini, berbagai obat antiangiogenesis telah dikembangkan dengan berfokus untuk menghambat faktor-faktor pertumbuhan endotelial seperti VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor) dan reseptornya, VEGFR-2. Meskipun obat yang digunakan saat ini efektif dalam menghambat angiogenesis, tetapi obat ini juga dikaitkan dengan berbagai komplikasi kardiovaskular. Oleh karena itu, identifikasi senyawa yang efektif dan aman dalam penggunaannya sangat penting. Sudah banyak dilakukan penelitian mengenai senyawa aktif tanaman yang memiliki potensi sebagai agen antiangiogenesis. Peninjauan dilakukan terhadap jurnal untuk artikel Bahasa Indonesia “Antiangiogenesis, Senyawa Aktif Tanaman, Tanaman Herbal, Penghambat VEGFR-2” dan untuk artikel Bahasa Inggris “Anti-angiogenic activity, Active Compounds, Herbal Plants, VEGFR-2 Inhibitors”. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa asam siperenoat dari Croton crassifolius merupakan senyawa paling berpotensi sebagai agen antiangiogenik.
Copyrights © 2025