Lansia memiliki karakter fisik dan ekspresi visual yang khas sebagai hasil dari proses penuaan alami. Perubahan bentuk wajah, tekstur kulit, serta ekspresi emosional yang mendalam menjadikan lansia sebagai objek yang menarik untuk diangkat dalam penciptaan karya seni, khususnya seni relief. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi objek lansia sebagai ide penciptaan karya seni relief dengan menonjolkan karakter fisik, ekspresi, dan nilai kehidupan dengan menggunakan media bubur kertas sebagai bahan alternatif seni yang ramah lingkungan. Penulis ingin memanfaatkan limbah kertas sebagai media daur ulang yang ramah lingkungan dalam karya seni relief. Metode penciptaan karya seni yang digunakan mengacu pada tahapan yang dijelaskan oleh Hedriyana, yang meliputi lima tahap: persiapan, mengimajinasi (eksplorasi), pengembangan imajinasi (Perancangan), dan pengerjaan (perwujudan). Dalam proses penciptaan, penulis merealisasikan 12 karya seni relief menggunakan media bubur kertas, di mana setiap karya menampilkan karakter wajah lansia dengan bentuk visual yang berbeda-beda.
Copyrights © 2026