Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Game Monster Hunter sebagai Inspirasi dalam Karya Drawing Menggunakan Teknik Cross Hatching Ottosay Pratama; Nelson Tarigan; Raden Burhan Surya Nata Diningrat
Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya Vol. 2 No. 2 (2025): Mei : Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/filosofi.v2i2.593

Abstract

This work was created out of the author's interest in the world of video games and realized in the form of graphic art. In this video game, the author found interesting aspects of the Monster Hunter game, starting from its ecosystem, system, and the excitement of playing it. Until the point where the author encounters bosses in the game called elder dragons, including Gore Magala, Shagaru Magala, and Valstrax. This research aims to bring the world of the game to life as a work of art. In this research, the author created 15 artworks depicting monster forms, monster hunts, and tasks that monster hunters must undertake. In creating this work, the author used a pen with black and white ink, employing the cross-hatching technique. This technique helps the author create a dynamic impression, contrast, balance, and volume, and also makes it easier for the author to add depth to the shading in the created works. The result of this research produced 15 works with titles taken from several video game references and some tasks taken from monster hunters.
Permainan Tradisional Batak Toba sebagai Ide Penciptaan Lukisan Menggunakan Media Kulit Kuda Henri Joko Lumban Gaol; Nelson Tarigan
Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual. Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Misterius : Publikasi Ilmu Seni dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/misterius.v2i2.730

Abstract

The creation of this artwork was inspired by the artist, who is a native of the Batak Toba tribe from Pollung District, Humbang Hasundutan Regency. This area is known as a horse breeding region, which produces waste in the form of horsehide scraps. This waste is then utilized as an alternative medium for painting. The idea for the artwork was inspired by traditional Batak Toba games rich in cultural value. This research aims to visualize the form, historical background, and function of traditional Batak Toba games through paintings. In the creation process, horsehide and oil paint were used as media. Each painting depicts the visual form of the traditional game with a simple approach yet still reflects the characteristics and meaning of the games. The method of creating the artwork is based on the stages described by Hedriyana, which include five stages: preparation, elaboration, contemplation, the creation process, and completion of the artwork. The final result of this research is a series of paintings with various titles, as the author's visual interpretation of traditional Batak Toba games.
Semut sebagai Ide Dasar Penciptaan Drawing dengan Teknik Cross Contour dan Pointilis Joseph Saleh Hidayat Gulo; Nelson Tarigan
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 3 (2025): Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v2i3.782

Abstract

This work was created based on the author's interest in ants, starting from their lifestyle, how they find food, size, and most importantly their shape. The author likes the shape of an ant's body which, when observed closely, turns out to have its own uniqueness in each type that is often forgotten due to its small size. The author is interested in raising the object of ants as a work of creation because the author wants to reveal the shape of ants that other people rarely realize. The work that the author created was made using the cross contour and pointillist techniques. The author uses a combination of these two techniques because these two techniques are very flexible for the author to use in drawing the shape of an ant's body, without the effects of color, only pure black and white shapes. The author created 15 works of art that display realistic shapes of 15 types of exotic ants in the world.
OBJEK BUNGA SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI KOLASE MENGGUNAKAN MEDIA BERAS Afifah Ifrahinnas; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi beras sebagai media alternatif dalam seni kolase, dengan Objek Bunga sebagai sumber inspirasi utama. Penciptaan ini adalah upaya dalam seni rupa untuk memanfaatkan material yang mudah ditemukan dan ramah lingkungan untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai estetika unik. Dalam menciptakan karya ini penulis menggunakan metode (Pre-factum, Practice-Led Research) Hendriyana (2021:10),Dengan langkah pertama dilakukan adalah tahap persiapan, selanjutnya tahap mengimajinasi (eksplorasi),tahap pengembangan imajinasi (Perancangan), Selanjutnya tahap pengerjaan (perwujudan). Berdasarkan langkah dalam proses penciptaan tersebut maka hasil dari penciptaan ini adalah serangkaian karya kolase dua dimensi yang tidak hanya mereplikasi keindahan visual bunga, tetapi juga menonjolkan kekayaan tekstur dari butiran beras. Kehadiran material organik ini memberikan dimensi taktil dan kehangatan, mengubah persepsi terhadap beras dari sekadar bahan pangan menjadi elemen seni yang ekspresif. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa media sederhana dapat diolah menjadi karya seni yang bernilai tinggi dan membuka peluang baru bagi eksplorasi seni rupa kontemporer
NGANTING   MANUK SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS REALIS Sonita br Sinuhaji; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses proses dan poin poin penting dalam upacara masyarakat Karo Nganting   manuk .Tujuan dari penelitian penciptaan ini adalah Bagaimana proses penciptaan karya seni lukis realis dengan tema tradisi Nganting   manuk dan ingin mengetahui hasil penciptaan karya seni.lukis realis dengan tema tradisi Nganting   manuk Penciptaan ini menggunakan metode dalam lima tahapan  yaitu penciptaan: persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian atau penilaian.Penciptaan ini menggunakan aliran realis untuk memperlihatkan realitas pada upacara Nganting   manuk pada masyarakat karo. Karya seni lukis ini menggunakan Teknik cat minyak pada media kanvas. Hasil akhir dari penciptaan ini  ini Berupa 12 karya seni lukis dengan judul yang beragam, sebagai bentuk realisasi visual ritual  Nganting   manuk sebagai tradisi masyarakat Karo.
Kehidupan Kampung Nelayan Belawan Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis Realis Diny Patika Sari; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan untuk menggambarkan kehidupan Kampung Nelayan Belawan sebagai ide penciptaan seni lukis realis, dengan menekankan aspek aktivitas keseharian, interaksi sosial, serta hubungan manusia dengan alam pesisir. Metode penciptaan dilakukan melalui tahap observasi langsung di lingkungan kampung nelayan, pengumpulan data visual, perenungan konseptual, pembuatan sketsa, hingga perwujudan karya lukisan dengan pendekatan realisme. Hasil penciptaan berupa karya seni lukis realis yang merepresentasikan suasana kehidupan masyarakat nelayan Belawan, seperti proses melaut, aktivitas di pesisir, bentuk hunian rumah panggung, serta kebersamaan dalam komunitas. Melalui karya-karya ini, diharapkan dapat menghadirkan nilai-nilai kehidupan, perjuangan, dan ketahanan masyarakat pesisir, sekaligus menjadi media refleksi dan apresiasi terhadap realitas sosial serta pentingnya pelestarian tradisi dan lingkungan pesisir.
Burung Merak Jantan Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Kolase Dekoratif Dengan Teknik Paper Quilling Fadhillah Septiyani Surbakti; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni ini disebut sebagai karya seni kolase dekoratif dikarenakan menggunakan teknik paper quilling yang menggulung dan membentuk kertas menjadi bentuk yang diinginkan, kemudian ditempel diatas permukaan kertas yang menjadi dasar atau alasnya. Hasil dari penciptaan karya ini lebih mengutamakan fungsi estetisnya yang digunakan sebagai pajangan. Ide penciptaan karya tersinspirasi dari ketertarikan penulis terhadap visual burung merak jantan biru dan putih sebagai simbol keindahan dan keanggunan. Penelitian ini bertujuan untuk memberi kesadaran pada masyarakat untuk bisa memanfaatkan dan mengolah kertas menjadi suatu karya seni yang kreatif dan bernilai estetik, juga pentingnya menjaga dan melestarikan fauna di bumi ini agar tidak punah. Metode penciptaan karya seni yang digunakan merujuk pada tahapan yang dijelaskan oleh Hedriyana, yang meliputi empat tahapan: persiapan, mengimajinasi, pengembangan imajinasi, dan pengerjaan. Hasil akhir dari penelitian ini menghasilkan 12 karya seni kolase dekoratif dengan judul yang berbeda.
Lansia Sebagai Ide Objek Penciptaan Relief Menggunakan Media Bubur Kertas Dimas Kurniawan; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia memiliki karakter fisik dan ekspresi visual yang khas sebagai hasil dari proses penuaan alami. Perubahan bentuk wajah, tekstur kulit, serta ekspresi emosional yang mendalam menjadikan lansia sebagai objek yang menarik untuk diangkat dalam penciptaan karya seni, khususnya seni relief. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi objek lansia sebagai ide penciptaan karya seni relief dengan menonjolkan karakter fisik, ekspresi, dan nilai kehidupan dengan menggunakan media bubur kertas sebagai bahan alternatif seni yang ramah lingkungan. Penulis ingin memanfaatkan limbah kertas sebagai media daur ulang yang ramah lingkungan dalam karya seni relief. Metode penciptaan karya seni yang digunakan mengacu pada tahapan yang dijelaskan oleh Hedriyana, yang meliputi lima tahap: persiapan, mengimajinasi (eksplorasi), pengembangan imajinasi (Perancangan), dan pengerjaan (perwujudan). Dalam proses penciptaan, penulis merealisasikan 12 karya seni relief menggunakan media bubur kertas, di mana setiap karya menampilkan karakter wajah lansia dengan bentuk visual yang berbeda-beda.
Adat Batak Mangokal Holi Sebagai Ide Penciptaan Seni Lukis Naturalis Jeni Debora Maria Br Tohang; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap adat Mangokal Holi sebagai salah satu ritual penting dalam kebudayaan Batak Toba yang sarat dengan nilai spiritual, sosial, dan historis. Sebagai individu yang berasal dari suku Batak Toba, penulis memiliki kedekatan emosional dan kultural terhadap tradisi tersebut, sehingga Mangokal Holi dipilih sebagai ide utama dalam proses penciptaan karya seni lukis. Tradisi ini tidak hanya merepresentasikan penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga mencerminkan hubungan manusia dengan adat, keluarga, dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk memvisualisasikan prosesi adat Mangokal Holi melalui karya seni lukis bergaya naturalis, untuk menghadirkan representasi visual yang mendekati kenyataan, sehingga makna dan nilai budaya dalam ritual Mangokal Holi dapat tersampaikan secara jelas kepada penikmat karya. Hasil dari penelitian penciptaan ini berupa 12 karya seni lukis yang menampilkan berbagai adegan dalam prosesi adat Mangokal Holi. Setiap karya merepresentasikan interpretasi visual penulis terhadap ritual tersebut.