Perilaku bunuh diri pada remaja merupakan persoalan kesehatan mental yang semakin meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai determinan, meliputi aspek psikologis, keluarga, lingkungan sosial, biologis, serta pengalaman percobaan bunuh diri sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan percobaan bunuh diri pada remaja di SMAN 12 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 308 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Suicide Behavior Questionnaire-Revised (SBQ-R). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24,4% responden berada pada risiko rendah, 28,2% risiko sedang, dan 47,4% risiko tinggi. Analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor psikologis, keluarga, lingkungan, biologis, serta riwayat percobaan bunuh diri sebelumnya tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan percobaan bunuh diri pada remaja (P Value 0,119). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat faktor dominan yang berhubungan secara signifikan dengan percobaan bunuh diri pada responden penelitian.
Copyrights © 2025