Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penggunaan Bahasa Indonesia mencerminkan pola pikir sportif mahasiswa dalam konteks aktivitas olahraga. Bahasa dipandang tidak hanya sebagai alat komunikasi teknis, tetapi juga sebagai medium yang merepresentasikan nilai, sikap, serta karakter sportif seperti kejujuran, saling menghargai, kerja sama, pengendalian emosi, dan fair play. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga kompetitif. Analisis tematik dilakukan melalui reduksi data, pemberian kode, dan pengelompokan tema hingga menghasilkan pola linguistik yang konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan seperti pengakuan kesalahan, permintaan maaf, instruksi permainan, motivasi tim, serta ungkapan penerimaan hasil kompetisi menjadi indikator nyata pola pikir sportif yang terinternalisasi. Bahasa Indonesia digunakan mahasiswa untuk menjaga integritas pertandingan, mempererat koordinasi, meredam konflik, serta membangun interaksi yang harmonis. Dengan demikian, bahasa tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan, tetapi juga cermin nilai sportivitas yang berkembang dalam diri mahasiswa melalui pengalaman berolahraga. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi bahasa dalam mendukung pembentukan karakter sportif di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026