J-CEKI
Vol. 5 No. 2: Februari 2026

Relevansi Tradisi Meugang dalam Pembentukan Identitas Kultural Sosial Keagamaan Masyarakat Aceh

Chairunnisa, Chairunnisa (Unknown)
Fitri, Aulia (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Feb 2026

Abstract

Meugang merupakan salah satu praktik budaya paling tua dan penting dalam kehidupan masyarakat Aceh. Tradisi yang dilaksanakan menjelang Ramadan, Idulfitri, dan Idul Adha ini tidak sekadar berfungsi sebagai kegiatan konsumsi daging, tetapi menjadi simbol religius dan kultural yang berperan dalam memperkuat identitas masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi tradisi Meugang dalam pembentukan identitas kultural-keagamaan masyarakat Tradisi Aceh dengan menelusuri sejarah, nilai-nilai religius, serta fungsi sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, termasuk kajian historis Sejarah terhadap tradisi Meugang. Hasil analisis menunjukkan bahwa Meugang berperan sebagai media pewarisan nilai Islam, penguatan solidaritas sosial, serta pengikat identitas kultural masyarakat Aceh. Tradisi ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai syukur, sedekah, silaturahmi, dan penghormatan terhadap hari-hari besar Islam. Dengan demikian, Meugang memiliki relevansi yang signifikan dalam menjaga kesinambungan identitas kultural keagamaan masyarakat Aceh di tengah dinamika modernisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pelestarian tradisi Meugang sebagai bagian integral dari warisan budaya dan pendidikan nilai di Aceh.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

J-CEKI

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu ...