Penelitian ini bertujuan mengetahui: pengaruh model pembelajaran pair check pada materi pokok segitiga ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2×3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Batanghari. Melalui Cluster Random Sampling diperoleh sampel penelitian adalah kelas VII 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes prestasi belajar matematika dan angket gaya belajar. Pengujian hipotesis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian adalah: (1) Model Pembelajaran pair check menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional. (2) Prestasi belajar matematika peserta didik yang memiliki gaya belajar visual lebih baik daripada gaya belajar auditorial dan kinestetis, sedangkan prestasi belajar peserta didik yang memiliki gaya belajar auditorial lebih baik daripada gaya belajar kinestetik. (3) Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap prestasi belajar peserta didik pada materi pokok segitiga.
Copyrights © 2017