Pariwisata berkelanjutan menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam pengelolaan destinasi. Pantai Watukarung di Pacitan memiliki potensi besar melalui keindahan alam dan ombak kelas dunia untuk selancar, namun pengelolaan homestay di kawasan ini belum sepenuhnya menerapkan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pengelolaan homestay berbasis pariwisata berkelanjutan dengan mengoptimalkan konsep 4A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, Ancillary) serta pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil menunjukkan adanya inisiatif kolaboratif, namun masih terdapat keterbatasan fasilitas ramah lingkungan, akses informasi wisata, dan pemahaman masyarakat terhadap prinsip keberlanjutan. Implementasi pengelolaan homestay berorientasi keberlanjutan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, memperkuat ekosistem ekonomi berbasis komunitas, serta menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan strategi kebijakan berbasis 4A dan Pentahelix untuk menjadikan Pantai Watukarung sebagai destinasi unggulan berkelanjutan, sekaligus menjadi model bagi pengembangan homestay di destinasi lain.
Copyrights © 2025