JFM (Jurnal Farmasi Malahayati)
Vol 9, No 1 (2026)

UJI AKTIFITAS MUKOLITIK GRANUL SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus) DAN TEMU IRENG (Curcuma aeruginosa Roxb) SEBAGAI ALTERNATIF PENGOBATAN TUBERKULOSIS

Rahmatullah, St. (Unknown)
Rahmasari, Khusna Santika (Unknown)
Irnawati, Irnawati (Unknown)
Permadi, Yulian Wahyu (Unknown)
Munaya, Arinal (Unknown)
Rahmadhani, Aulia (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Feb 2026

Abstract

Sereh (Cymbopogon citratus) dan temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) merupakan tanaman obat tradisional yang digunakan untuk mengatasi keluhan pernapasan. Keduanya mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai agen mukolitik. Pada penderita tuberkulosis (TBC), keluhan dahak kental dan kepatuhan obat yang rendah menjadi masalah yang sering muncul, sehingga diperlukan bentuk sediaan alternatif yang lebih praktis, salah satunya sediaan granul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas mukolitik dan mutu fisik granul sereh dan temu ireng yang diformulasi melalui metode granulasi basah. Pengujian mukolitik dilakukan secara in vitro menggunakan mukus usus sapi sebagai model lendir manusia. Pengukuran viskositas dilakukan dengan viskometer digital pada konsentrasi 200 mg/mL untuk tiga formula: sereh tunggal, temu ireng tunggal, dan kombinasi sereh–temu ireng (1:1), serta dibandingkan dengan kontrol positif asetilsistein 0,1%. Uji mutu fisik granul meliputi organoleptik, waktu alir, sudut diam, kadar air, dan bulk density. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi mutu fisik granul dengan waktu alir 7,9–9,6 detik, sudut diam 26,5–30,1°, kadar air 5,8–6,2%, dan bulk density 0,43–0,46 g/mL. Aktivitas mukolitik terlihat dari penurunan viskositas mukus: sereh 190 ± 6 cP (26,9%), temu ireng 168 ± 5 cP (35,4%), dan kombinasi 138 ± 3 cP (46,9%), mendekati asetilsistein 120 ± 4 cP (53,8%)Disimpulkan bahwa kombinasi sereh–temu ireng memberikan efek mukolitik paling tinggi dan berpotensi  dikembangkan sebagai sediaan herbal pendukung terapi batuk pada penderita TBC.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Environmental Science Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Malahayati (JFM) merupakan jurnal yang berisi tentang hasil penelitian maupun review dibidang farmasi yang meliputi bidang farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi dan farmasi klinis ...