Daun jambu jamaika (Syzygium malaccense) mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar flavonoid total ekstrak etanol daun jambu jamaika menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dievaluasi melalui uji organoleptis, rendemen, dan susut pengering. Identifikasi flavonoid dilakukan secara kualitatif menggunakan skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan secara kuantitatif menggunakan kuersetin sebagai baku pembanding pada panjang gelombang maksimum 434 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu jamaika positif mengandung flavonoid pada prekasi warna (Uji Wilstater, Uji Bate-Smith dan Uji NaOH 10%) dengan nilai RF sempel (0,97cm) terhadap nilai RF baku pembanding ( 0,97cm). Hasil pengukuran kadar menggunakan spektrofotometri di dapatkan kadar flavonoid total rata-rata sebesar 15%, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan herbal.
Copyrights © 2026