Penelitian ini bertujuan mengkaji ketimpangan kelas, yaitu perbedaan mencolok dalam akses kekuasaan kekuasaan dan sumber daya antarkelompok sosial, dalam novel Max Havelaar karya Multatuli. Ketimpangan kelas merupakan suatu kejadian yang terjadi saat adanya perbedaan yang signifikan salah satunya meliputi kekuasaan, sumber daya, pendidikan dan keadilan dalam suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra marxisme, pendekatan ini menyoroti praktik eksploitasi dalam sistem tanam paksa serta perlawanan tokoh Havelaar terhadap penindasan rakyat pribumi. Teknik pengumpulan data adalah studi pustaka dan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian ini mempresentasikan ketidakadilan struktural rakyat pribumi dan menjadi kritik terhadap dominasi kolonial. Karya ini mempertegas fungsi sastra sebagai media kesadaran sosial dan perjuangan kelas.
Copyrights © 2025