Karya sastra tidak hanya merupakan ekspresi estetika, tetapi juga mencerminkan realitas sosial sebagai bagian dari konstruksi pengalaman kolektif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel “Bu, Tidak Ada Tempat Menangis Malam Ini” karya Boy Candra dengan pendekatan strukturalisme genetik. Penelitian ini menggali tema kesepian, perjuangan hidup, serta relasi antargenerasi dalam novel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Data dianalisis menggunakan teori strukturalisme genetik dengan mengkaji unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, dan gaya bahasa, serta melihat keterkaitan antara struktur naratif dan struktur sosial yang membentuk pandangan dunia pengarang. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi-puisi dalam novel memiliki fungsi penting dalam menyampaikan konflik batin dan ketegangan emosional tokoh. Novel ini mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat terpinggirkan yang terperangkap dalam kesendirian dan kehilangan makna hidup. Kata Kunci: strukturalisme genetik, novel, kesepian, sosiologi sastra, pandangan dunia
Copyrights © 2025