Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis maharah qira'ah (kemampuan membaca bahasa Arab) siswa kelas sembilan di MTs Ali Imron dari perspektif teori pengajaran bahasa Arab untuk penutur non-asli. Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya tingkat kompetensi membaca siswa, khususnya dalam kelancaran membaca, pemahaman struktur kalimat, dan penguasaan pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan hasil penilaian. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar kemampuan maharah qira'ah siswa tetap berada pada tingkat rendah hingga menengah ke bawah. Siswa mengalami kesulitan dalam pengucapan yang akurat, pemahaman struktur tata bahasa, dan penafsiran makna teks bahasa Arab secara kontekstual. Tantangan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain metode pengajaran yang berpusat pada guru, terbatasnya kesempatan untuk latihan intensif membaca, rendahnya motivasi belajar, dan minimnya paparan terhadap teks bahasa Arab otentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pengajaran komunikatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa sangat penting untuk meningkatkan kompetensi membaca siswa. Mengintegrasikan beragam media pembelajaran dan menyediakan aktivitas membaca yang bermakna dapat meningkatkan motivasi dan efektivitas siswa dalam mempelajari maharah qira'ah bagi pembelajar bahasa Arab non-penutur asli.Kata kunci: Pengajaran Bahasa Arab, Maharah Qira'ah, Penutur Non-Asli, Keterampilan Membaca, Strategi Pengajaran.
Copyrights © 2025