Pembelajaran fisika pada materi usaha dan energi masih didominasi pendekatan konvensional yang kurang mendorong keaktifan siswa, sehingga berdampak pada hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model inquiry training serta respon siswa terhadap penerapan model tersebut. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Subjek penelitian adalah 50 siswa kelas X IPA I dan X IPA II pada salah satu Madarasah Aliyah (MA) di Halmahera Utara. Instrumen penelitian berupa tes esai untuk mengukur hasil belajar dan angket untuk mengetahui respon siswa. Data dianalisis dengan menentukan rerata skor N-gain, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rerata skor N-gain sebesar 0,81 (tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,36 (sedang). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran inquiry training dibandingkan dengan model konvensional. Respon siswa terhadap penerapan model inquiry training dikategorikan sangat baik.
Copyrights © 2026