Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui masalah dan tantangan dalam implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai bentuk komitmen perusahaan yang harus dijalankan perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode Deskritif Kualitatif, dengan melakukan observasi, pengumpulan data dan dokumen dari institusi perusahaan tambang di Kabupaten Lahat dan indeep interview dengan cara purposive sampling terhadap narasumber yang sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan hasil kuesioner di Desa Prabumenang dan Desa Banjarsari, dapat disimpulkan bahwa masyarakat secara umum menilai program PPM PT X bermanfaat, terutama dalam peningkatan pendapatan, dukungan fasilitas umum, serta penguatan sosial-budaya. Namun, masih terdapat beberapa masalah dan tantangan utama, yaitu: Kurangnya partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan maupun pengelolaan program, sehingga keberlanjutan masih bergantung pada perusahaan, Keterbatasan dalam koordinasi dengan pemerintah daerah, yang menghambat sinergi antar pihak, Manfaat program belum merata, sehingga ada sebagian masyarakat yang merasa belum memperoleh dampak signifikan, Pendampingan berkelanjutan masih lemah, terutama pada program ekonomi produktif, Aspek lingkungan belum optimal, sehingga keberlanjutan ekologi masih menjadi catatan kritis. Dengan demikian, meskipun program PPM X telah memberikan kontribusi nyata, diperlukan peningkatan kualitas, keberlanjutan, serta model pemberdayaan yang lebih partisipatif dan terukur, agar selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2026